DR Congo Lolos ke 32 Besar Piala Dunia Usai Comeback Dramatis Lawan Uzbekistan

Kemenangan Bersejarah DR Congo di Piala Dunia

Tim nasional DR Congo akhirnya mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia. Mereka berhasil lolos ke 32 besar untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-1 di Atlanta. Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan perdana DR Congo di ajang Piala Dunia, dan memastikan mereka akan bertemu Inggris di babak selanjutnya.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Uzbekistan sempat unggul lebih dulu melalui gol indah Eldor Shomurodov yang melambungkan bola melewati kiper Lionel Mpasi. Namun, DR Congo tidak patah semangat. Striker Newcastle, Yoane Wissa, menyamakan kedudukan lewat titik putih setelah wasit memberikan penalti akibat pelanggaran keras terhadap dirinya.

Gol kedua DR Congo lahir dari aksi Fiston Mayele yang membuat pendukung Kongo di stadion bergemuruh. Mayele berhasil memanfaatkan bola muntah dari tendangan Meschack Elia untuk menjebol gawang Uzbekistan. Puncaknya, Wissa kembali mencetak gol di masa injury time, menggenapi hat-tricknya di turnamen ini sekaligus memastikan kemenangan bersejarah bagi tim Afrika tersebut.

Perjuangan Keras Uzbekistan dan Penyesalan Cannavaro

Uzbekistan sebenarnya tampil agresif sejak awal. Pelatih legendaris Fabio Cannavaro menuntut kemenangan untuk meninggalkan warisan positif di Piala Dunia pertama mereka. Shomurodov nyaris mencetak gol dalam 30 detik pertama, tetapi dinyatakan offside. Namun, sepuluh menit kemudian, kapten dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Uzbekistan itu berhasil menaklukkan Mpasi dengan sebuah lob indah dari sudut sempit.

Peluang menyamakan sempat dimiliki Nathanaël Mbuku, namun setelah tinjauan VAR, golnya dianulir karena pelanggaran ringan terhadap Sherzod Nasrullaev. Keberuntungan DR Congo datang setelah bek Manchester City, Abdukodir Khusanov, melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Wissa di kotak penalti. Wissa sukses mengeksekusi penalti dan mengubah arah pertandingan.

“Piala Dunia itu kejam,” ujar Cannavaro usai laga. “Para pemain sudah memberikan segalanya. Mereka sangat sedih di ruang ganti. Mereka menderita lebih dari siapa pun di Uzbekistan.”

Pelatih DR Congo: Kami siap hadapi Inggris

Pelatih DR Congo, Sébastien Desabre, mengaku akan segera mempersiapkan timnya untuk menghadapi Inggris. “Kami akan mulai bekerja segera. Beberapa pemain kami bermain di klub-klub Liga Inggris, jadi mereka akan membantu. Tapi kami akan bersiap sebaik mungkin untuk menghadapi pertandingan besar ini,” tegas Desabre.

Pertemuan dengan Inggris menjadi tantangan berat, namun lolos ke 32 besar untuk pertama kalinya sudah menjadi prestasi luar biasa bagi DR Congo. Dukungan puluhan ribu penonton yang mayoritas berasal dari Kongo turut menjadi energi tambahan bagi skuad.

Dominasi Tim Afrika di Piala Dunia

Keberhasilan DR Congo melanjutkan tren positif tim-tim Afrika di Piala Dunia edisi ini. Hanya Tunisia yang sudah tersingkir dari sepuluh wakil Afrika. Sementara itu, Aljazair masih berpeluang bergabung bersama delapan negara lain yang sudah memastikan tempat di babak 32 besar pada laga grup terakhir akhir pekan ini.

Kemenangan dramatis DR Congo atas Uzbekistan menjadi bukti kebangkitan sepak bola Afrika. Dengan semangat juang tinggi dan kualitas pemain yang merata, bukan tidak mungkin DR Congo akan memberikan kejutan lebih besar di babak selanjutnya.