Arsenal Rekrut Ezri Konsa dari Aston Villa seharga £51 Juta

Arsenal rekrut Ezri Konsa dari Aston Villa setelah kedua klub menyepakati nilai transfer sebesar £51 juta. Bek timnas Inggris berusia 28 tahun itu didatangkan sebagai tambahan amunisi lini belakang The Gunners di tengah badai cedera yang melanda William Saliba dan Jurriën Timber. Kehadirannya diharapkan bisa langsung menjadi solusi jangka pendek maupun jangka panjang bagi pertahanan Arsenal.

Arsenal memantau Konsa sepanjang jendela transfer musim panas dan akhirnya mencapai terobosan dalam negosiasi. Kesepakatan ini menjadi sinyal kuat ambisi Arsenal untuk membangun dominasi usai merebut gelar Premier League musim lalu. Arteta ingin skuadnya lebih dalam dan siap bersaing di semua kompetisi.

Arsenal Rekrut Ezri Konsa untuk Menambal Cedera Saliba dan Timber

Arsenal sebenarnya tidak ingin terburu-buru belanja bek pada bursa musim panas ini. Namun, kondisi darurat membuat klub juara bertahan Premier League itu bergerak cepat. William Saliba dan Jurriën Timber tengah absen karena cedera, sehingga lini belakang butuh tambahan tenaga berkualitas.

Konsa dipantau Arsenal sepanjang musim panas, dan upaya itu akhirnya membuahkan hasil setelah kedua tim mencapai titik temu di angka £51 juta. Arteta berharap kehadiran Konsa bisa meringankan beban pertahanan, khususnya saat Saliba belum bisa dimainkan. Dengan pengalaman dan kualitasnya, Konsa dinilai mampu langsung beradaptasi dengan skema permainan Arsenal.

Saliba mengalami cedera punggung pada laga semifinal Piala Dunia saat Prancis dikalahkan Spanyol. Belum ada kepastian kapan bek asal Prancis itu pulih sepenuhnya. Namun, ia diperkirakan tidak akan tampil sebelum pertengahan Oktober, sehingga Arsenal butuh pengganti yang siap tempur.

Bek Serba Bisa yang Pernah Tampil 286 Laga untuk Villa

Daya tarik Konsa tidak hanya terbatas pada posisi bek tengah. Pemain yang tampil gemilang membawa Inggris lolos hingga semifinal Piala Dunia itu juga bisa dimainkan sebagai bek kanan. Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah besar karena posisi bek kanan sedang diperebutkan Timber saat ia berjuang pulih dari cedera pangkal paha yang sudah mengganggunya berbulan-bulan.

Konsa bergabung dengan Aston Villa dari Brentford pada 2019 dan menjadi bagian penting kebangkitan Villa di bawah Unai Emery. Total 286 penampilan telah dicatatkannya untuk klub Midlands tersebut. Ia juga menjadi bagian dari tim Villa yang menjuarai Europa League musim lalu.

Meski begitu, persaingan menanti Konsa di Emirates Stadium. Ketika Saliba sudah fit kembali, Arteta menilai duet Saliba dan Gabriel Magalhães adalah yang terbaik di Inggris. Namun, Arteta meyakini tambahan pemain sekaliber Konsa adalah pernyataan keinginan Arsenal untuk mempertahankan gelar dan mendominasi kompetisi.

Dampak: Kunci Rotasi di Tengah Padatnya Kalender Arsenal

Arteta sadar betul betapa beratnya musim yang baru saja dilalui Arsenal. Timnya memainkan 63 pertandingan di semua kompetisi musim lalu, termasuk lolos hingga final Liga Champions dan final Carabao Cup. Jumlah tersebut diperkirakan akan terulang lagi musim ini, sehingga kedalaman skuad menjadi harga mati.

Dengan jadwal sepadat itu, Arteta yakin bisa memberi Konsa menit bermain yang ia harapkan, terlebih ketika faktor cedera ikut diperhitungkan. Ia juga bertekad memiliki lebih banyak opsi berkualitas agar rotasi pemain berjalan lebih mulus. Konsa pun diyakini tidak akan kesulitan mendapat kesempatan tampil reguler.

Saat ini Arsenal memiliki delapan bek di skuad utama, termasuk Myles Lewis-Skelly yang juga bisa beroperasi sebagai gelandang. Penambahan Konsa otomatis membuat komposisi lini belakang semakin fleksibel dan kompetitif. Arteta punya lebih banyak pilihan untuk merotasi pemain di tengah jadwal padat. Arsenal sendiri akan mengawali musim baru dengan menjamu Coventry pada Jumat malam.

Villa Bersiap: Tawaran Baru untuk Ollie Watkins

Di sisi lain, Aston Villa bersiap menghadapi tawaran baru dari Al-Hilal untuk Ollie Watkins. Sebelumnya, klub asal Arab Saudi itu sudah mengajukan tawaran hampir £40 juta dan langsung ditolak Villa. Al-Hilal disebut masih ngotot memboyong striker andalan Villa tersebut.

Watkins adalah pencetak gol terbanyak Villa sepanjang sejarah mereka di Premier League. Striker timnas Inggris berusia 30 tahun itu selalu mencetak angka dua digit dalam enam musimnya di kasta tertinggi sejak bergabung dari Brentford. Ia juga masih memiliki sisa kontrak dua tahun di Villa Park.

Jika Watkins dijual, Villa bakal mencari pengganti. Unai Emery dikabarkan mengagumi Nicolas Jackson, tetapi banderol Chelsea sebesar £65 juta dinilai terlalu mahal. Villa pun menyadari bahwa kedatangan pemain bintang sebelum bursa ditutup kemungkinan besar harus didahului penjualan besar lainnya, mengingat regulasi keuangan Premier League.

Villa Rombak Skuad Besar-besaran

Emery harus memangkas banyak pemain inti pada musim panas ini. Morgan Rogers, Youri Tielemans, dan Lucas Digne masing-masing hengkang ke Chelsea, Manchester United, dan Paris Saint-Germain. Kini giliran Konsa yang menyusul keluar dari Villa Park.

Villa juga mendatangkan Zion Suzuki dari Parma dengan biaya £30 juta sebagai pengganti Emiliano Martínez yang masa depannya belum jelas. Suzuki akan menjadi kiper asal Jepang pertama yang bermain di Premier League. Kehadirannya diharapkan bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Martínez jika sang kiper hengkang.

Selain itu, Villa telah merampungkan transfer Matteo Ruggeri dari Atlético Madrid senilai £17 juta. Mereka juga masih bernegosiasi dengan Bayern Munich untuk João Palhinha dan dengan West Ham untuk Aaron Wan-Bissaka. Villa juga sudah mengamankan jasa Johan Manzambi dari Freiburg dengan rekor klub £52 juta, plus João Gomes dari Wolves sebesar £38 juta.

Tidak menutup kemungkinan akan ada penjualan lagi sebelum bursa ditutup. Villa kini berharap bisa menemukan klub baru bagi Martínez guna menyeimbangkan keuangan klub. Dengan berbagai pergerakan ini, Emery jelas sedang membangun ulang skuadnya.

Konsa dan Watkins sebelumnya mendapat perpanjangan istirahat empat minggu setelah Piala Dunia. Emery mengungkapkan Watkins sempat menawarkan diri bermain di laga Piala Super melawan PSG pekan lalu, tetapi manajer itu menyarankan sang striker untuk terus beristirahat. Keputusan tersebut menunjukkan betapa berharganya kebugaran pemain di tengah musim yang sangat panjang.

Dengan rekrutan Ezri Konsa, Arsenal mengirim pesan jelas bahwa mereka serius mempertahankan mahkota Premier League. Sementara itu, Villa memanfaatkan dana segar dari penjualan Konsa untuk mendanai perombakan besar skuad. Bursa transfer musim panas ini masih menyisakan drama, dan kedua klub tentu belum selesai bergerak.