Unai Emery menyatakan Aston Villa tengah memasuki “babak baru” setelah klub hampir rampung merekrut Nicolas Jackson dari Chelsea dan Ibrahim Mbaye dari Paris Saint-Germain. Rombakan lini serang ini bernilai total hampir £100 juta. Jackson, yang ditebus dengan biaya awal £47,5 juta, berpeluang menjalani debut saat Villa menjamu Arsenal pada Senin. Sementara itu, proses transfer Mbaye senilai sekitar £47 juta juga sedang diselesaikan klub.
Keputusan besar ini diambil setelah Aston Villa menerima tawaran £50 juta dari Al-Hilal untuk Ollie Watkins. Selain itu, klub juga melepas kiper Emiliano Martínez ke Chelsea dengan nilai £7,5 juta demi menambah dana segar untuk belanja pemain. Dengan strategi ini, Villa ingin membangun lini depan baru tanpa mengorbankan keseimbangan keuangan klub. Emery sendiri menyebut langkah ini sebagai awal dari era anyar bagi timnya.
Aston Villa Rombak Lini Serang dengan Jackson dan Mbaye
Jackson dan Mbaye sebenarnya sudah lama masuk dalam daftar incaran manajer Aston Villa. Mbaye, winger berusia 18 tahun yang merupakan rekan setim Jackson di tim nasional Senegal, tampil di 24 pertandingan Ligue 1 musim lalu bersama PSG. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya dijalani sebagai starter.
Dalam beberapa hari terakhir, Aston Villa juga sempat mendorong transfer Rafael Leão dari Milan. Akan tetapi, winger asal Portugal itu justru dikabarkan akan bergabung dengan Galatasaray. Padahal Galatasaray akan menjadi lawan Villa di Liga Champions musim ini. Kehilangan Leão tentu menjadi pukulan tersendiri, tetapi Villa tampaknya sudah menyiapkan rencana cadangan sejak awal.
Jackson sendiri merupakan target nomor satu Emery untuk menggantikan Watkins. Watkins menolak tawaran kontrak baru demi pindah ke Al-Hilal. Kedua transfer ini belum resmi diumumkan oleh klub. Meski begitu, nilai transfer Jackson bisa naik menjadi rekor klub sebesar £65 juta jika semua klausul bonus terpenuhi.
Kronologi Kepergian Watkins yang Membuat Emery Berlinang Air Mata
Emery mengaku menitikkan air mata saat Watkins pamit. Ia juga mengungkapkan bahwa penyerang andalan timnas Inggris itu sempat meminta maaf kepada dirinya dan rekan setim. Permintaan maaf tersebut muncul setelah Watkins menolak bermain dalam kekalahan 4-0 dari Brighton akhir pekan lalu. Alhasil, Villa tampil tanpa striker murni dalam laga tersebut.
“Saya bisa katakan komitmen dan perilakunya selalu fantastis,” ujar Emery. “Dia memberi tahu kami setelah pertandingan bahwa dia menyesal dan mengakui kesalahannya. Kami menerima permintaan maaf itu, termasuk para pemain, karena dia selalu bersikap baik dan berkomitmen penuh kepada klub.”
Emery menambahkan bahwa Watkins adalah pribadi yang fantastis, bahkan lebih fantastis daripada performanya di lapangan. “Aku berpamitan dengan pelukan hangat dan sedikit air mata. Kini ini babak baru bersama Nicolas Jackson,” ungkapnya. “Kami tentu senang bisa menggantikannya.”
Warisan Watkins Tidak Akan Ternoda
Emery juga menepis anggapan bahwa cara Watkins hengkang akan merusak citranya di mata suporter. Watkins adalah pencetak gol terbanyak Aston Villa di era Premier League dengan 91 gol dari 221 penampilan liga. Catatan tersebut sulit untuk dilupakan begitu saja oleh para pendukung.
“Hubungan selama empat tahun bekerja dengannya berada di level yang tinggi,” lanjut Emery. “Pekan lalu saya sedikit kecewa, tetapi kami sudah membicarakannya dan kini semuanya jelas. Satu kesalahan tidak menghapus semua hal baik yang dia lakukan di sini. Dia kelas satu, dan saya pikir itu menjadi warisannya di sini.”
Emery juga menyebut angka £50 juta yang didapat untuk Watkins dan Konsa terbilang “gila” mengingat usia mereka. Watkins akan berusia 31 tahun pada Desember, sementara Konsa genap 29 tahun pada Oktober. “Kami tidak ingin menjadi klub yang menjual pemain, tetapi ada tanggung jawab untuk menerimanya karena ini kesepakatan bagus bagi klub,” tegasnya. “Itu tidak mengubah target kami.”
Dampak dan Persiapan Aston Villa Hadapi Arsenal
Aston Villa tidak hanya mendatangkan Jackson dan Mbaye. Leon Goretzka, yang direkrut dari Bayern Munich pada Kamis, berpeluang menjalani debut kontra Arsenal. Selain itu, Zion Suzuki juga bisa tampil perdana setelah pindah dari Parma dengan nilai £30 juta sebagai pengganti Martínez.
Emery mengakui timnya harus tampil jauh lebih baik melawan Arsenal dibandingkan saat melawan Brighton. Hal ini penting agar Aston Villa tidak kembali menelan kekalahan beruntun. “Mungkin kami belum tampil seperti yang kami harapkan, tetapi tujuannya adalah kembali ke performa terbaik seperti musim lalu,” jelasnya.
“Kami butuh waktu. Musim lalu kami juga membutuhkan waktu. Senin nanti kita lihat apakah kami butuh waktu lebih lama atau ada pemain yang berkembang cepat,” tambah manajer asal Spanyol itu. Dengan jadwal padat dan lawan berat, adaptasi para pemain anyar akan menjadi kunci utama. Emery percaya skuadnya punya kapasitas untuk bersaing di level tertinggi.
Kesibukan Chelsea di Akhir Bursa Transfer
Di sisi lain, Chelsea juga sibuk di akhir bursa transfer. Selain hampir mengamankan Martínez, Chelsea menjajaki transfer gelandang Monaco, Lamine Camara. Mereka juga menunggu tawaran resmi pertama dari Manchester City untuk Enzo Fernández.
City sendiri belum menghubungi Chelsea terkait Fernández yang sangat ingin pergi sebelum tenggat Selasa malam. Chelsea tengah mempertimbangkan langkah berikutnya dengan memasukkan Camara dalam daftar pendek. Daftar itu juga berisi Alex Scott dari Bournemouth dan Adam Wharton dari Crystal Palace.
Camara tidak dipandang sebagai pengganti langsung Fernández, tetapi akan memperkuat lini tengah jika pemain asal Argentina itu hengkang ke City. Chelsea sadar Bournemouth tidak ingin melepas Scott, dan Palace memberi sinyal serupa soal Wharton. Arsenal pun dikabarkan menolak pertanyaan ketertarikan atas Martín Zubimendi.
Meski beredar kabar bahwa kesepakatan Fernández akan bernilai sekitar £106,7 juta, pemain berusia 25 tahun itu hanya akan dilepas jika persyaratan Chelsea terpenuhi. Sumber menyebut City mungkin harus membayar lebih dari harga awal yang dipatok Chelsea. Angka tersebut mencapai £120 juta untuk pemain asal Argentina itu.
Penutup
Babak baru Aston Villa di lini depan akan diuji langsung menghadapi Arsenal di hadapan pendukung sendiri. Kedatangan Jackson dan Mbaye diharapkan mampu mengompensasi kepergian Watkins. Sementara itu, Emery tetap optimistis timnya bisa bersaing di level tertinggi.
Dengan bursa transfer yang masih panas, baik Aston Villa maupun Chelsea masih punya pekerjaan rumah. Semua mata kini tertuju pada laga Senin malam untuk melihat seberapa cepat skuad anyar ini beradaptasi. Satu hal yang pasti, perubahan besar di skuad membuat musim ini semakin menarik untuk diikuti.
