Arsenal Incar Jarell Quansah Gantikan Saliba dan Timber

Arsenal dikabarkan mengincar Jarell Quansah dan telah membuka pembicaraan dengan Bayer Leverkusen untuk mendatangkan bek asal Inggris tersebut. Langkah ini diambil The Gunners untuk menambal lini pertahanan yang kehilangan William Saliba dan Jurriën Timber. Kedua pemain dipastikan absen pada awal musim baru karena cedera.

Kebutuhan Arsenal akan pemain bertahan tambahan muncul di tengah bursa transfer musim panas yang masih berjalan. Klub asal London Utara itu butuh sosok yang bisa langsung tampil, baik sebagai bek tengah maupun bek kanan. Quansah dinilai cocok karena pengalamannya bermain di dua posisi tersebut bersama tim nasional Inggris.

Arsenal Buka Pembicaraan dengan Leverkusen untuk Jarell Quansah

Quansah hengkang dari Liverpool pada musim panas lalu dengan nilai transfer awal £30 juta. Pemain berusia 23 tahun kelahiran Warrington itu langsung menjadi bagian dari skuad Thomas Tuchel di Piala Dunia. Ia bahkan sempat diturunkan sebagai bek kanan oleh Tuchel dan menerima kartu merah saat Inggris mengalahkan Meksiko di babak 16 besar.

Leverkusen disebut enggan melepas Quansah yang masih terikat kontrak lima tahun sejak meninggalkan Anfield pada Juli lalu. Klub Bundesliga itu membanderolnya minimal €50 juta atau sekitar £43 juta. Di sisi lain, Arsenal tidak berniat membayar terlalu mahal dan kemungkinan akan mengajukan tawaran serupa untuk menguji keteguhan Leverkusen.

Menariknya, Liverpool sebenarnya memiliki opsi pembelian kembali Quansah senilai €70 juta. Namun opsi tersebut kini sudah kedaluwarsa, sehingga Arsenal tidak perlu khawatir kehilangan pemain incarannya kepada mantan klubnya tersebut.

Cedera Saliba dan Timber Jadi Pemicu Perburuan Bek Baru

Kebutuhan Arsenal akan bek baru muncul setelah Saliba mengalami cedera punggung. Mikel Arteta pekan ini mengungkapkan bahwa cedera tersebut membutuhkan waktu untuk pulih. Ia bahkan tidak bisa memastikan kapan bek asal Prancis itu akan kembali tersedia.

Sementara itu, Timber juga masih bermasalah dengan cedera pangkal paha yang sudah lama mengganggunya. Pemain asal Belanda itu batal memperkuat negaranya di Piala Dunia karena belum pulih sepenuhnya. Cedera yang sama juga membuatnya melewatkan sebagian besar pertandingan Arsenal di akhir musim lalu.

Arteta sempat memberikan kabar terbaru soal kondisi Timber setelah laga persahabatan melawan Borussia Dortmund. “Jurriën berkembang sangat baik. Dia sudah berlatih di lapangan dan melakukan banyak hal, tetapi masih butuh beberapa pekan lagi. Saya tidak bisa memastikan berapa lama,” ujarnya.

Arsenal Masih Pantau Ezri Konsa sebagai Alternatif

Selain Quansah, Arsenal juga masih tertarik pada Ezri Konsa. Bek Aston Villa berusia 28 tahun itu sempat ditolak tawarannya senilai £30 juta pada awal bursa transfer. Villa membanderol Konsa dengan harga £60 juta, jauh lebih tinggi dari yang bersedia dibayarkan Arsenal.

Konsa juga pernah mengisi posisi bek kanan untuk Inggris selama Piala Dunia, meskipun lebih dikenal sebagai bek tengah. Profilnya dinilai mirip dengan Quansah, yang membuat keduanya menjadi opsi ideal untuk kebutuhan Arsenal. Namun, harga yang diminta Villa terbilang besar, sehingga Arsenal tampaknya akan lebih fokus mengejar Quansah terlebih dahulu.

Jika tawaran Arsenal untuk Quansah ditolak Leverkusen, bukan tidak mungkin The Gunners akan kembali ke jalur negosiasi dengan Villa. Situasi ini membuat persaingan di lini belakang Arsenal semakin menarik untuk dinantikan. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada seberapa jauh kedua klub bersedia menurunkan tuntutan finansialnya.

Rencana Skuad dan Pemain yang Berpotensi Hengkang

Selain memburu bek baru, Arsenal juga masih ingin mendatangkan seorang penyerang sebelum bursa transfer ditutup. Untuk membuka ruang dan dana, klub bersedia melepas Gabriel Martinelli dan Gabriel Jesus. Galatasaray bahkan telah menawarkan £38 juta untuk Martinelli, meskipun pemain asal Brasil itu menolak pindah ke Turki.

Napoli dikabarkan tertarik memboyong Jesus pada musim panas ini. Sementara itu, Ethan Nwaneri juga berpeluang dijual dengan sejumlah klub Eropa yang meminatinya. Milan, Fulham, RB Leipzig, dan Borussia Dortmund disebut-sebut sebagai peminat pemain berusia 19 tahun tersebut.

Nasib Myles Lewis-Skelly juga belum jelas setelah ia ditawarkan ke Chelsea dan Manchester United pekan ini. Arteta menolak berkomentar soal kabar tersebut, termasuk setelah Lewis-Skelly mencetak gol dalam laga persahabatan melawan Como yang ditangani Cesc Fàbregas. “Saya tidak akan membicarakan spekulasi. Jika ada spekulasi tentang pemain kami, itu pertanda baik,” kata Arteta. “Itu berarti pemain kami menarik perhatian dan melakukan pekerjaan dengan baik.”

Arsenal kini berada di persimpangan penting dalam bursa transfer musim panas ini. Mereka butuh bek baru untuk menutup lubang di lini pertahanan, dengan Quansah sebagai target utama dan Konsa sebagai alternatif. Di sisi lain, rencana menjual beberapa pemain menunjukkan bahwa klub sedang bersiap melakukan perombakan skuad secara menyeluruh.

Dengan Leverkusen yang enggan melepas Quansah dengan harga murah, Arsenal harus mengambil keputusan cepat. Apakah mereka bersedia menaikkan tawaran atau beralih ke target lain, akan menjadi pertanyaan yang terjawab dalam beberapa pekan ke depan. Yang jelas, dukungan penuh kepada Arteta dan para pemain tetap menjadi kunci di tengah hiruk-pikuk bursa transfer.